Bikin Dudukan Kamera Sepeda

Hobi olahraga sepeda? Punya kamera seperti GOPRO atau SJCAM untuk merekam aksi bersepeda? Tapi bingung karena dudukan bawaan kamera tidak cukup untuk di pasang di stang sepeda? Paling tidak, itulah yang terjadi pada saya. Entah kenapa, dudukan bawaan kamera SJ4000 tidak cukup untuk di pasang di sepeda Polygon Helios 400.

Sambil pikir-pikir cara untuk pasang kamera di sepeda, saya menemukan beberapa artikel cara bikin dudukan kamera untuk sepeda. Beberapa artikel menggunakan barang bekas yang mudah ditemukan, seperti botol air minum kemasan. Bongkar-bongkar sekitar rumah, ternyata menemukan bahan yang lebih baik dari botol air kemasan, yaitu plastik bekas botol obat.

Dudukan kamera bikinan sendiri ini telah diuji dengan bersepeda sejauh 106km dari Karawaci menuju Anyer. Hasilnya bisa dilihat di video di bawah ini.

Berminat untuk bikin? Silahkan baca instruksinya di bawah video.

Bahan-bahan

Botol Obat untuk Dudukan Kamera
Botol Obat untuk Dudukan Kamera
  1. Botol plastik. Bisa menggunakan botol air kemasan, atau botol plastik lainnya. Artikel ini menggunakan botol plastik bekas obat seperti gambar di samping
  2. Baut dan mur sesuai dengan ukuran tripod kamera. Untuk mendapatkannya, bawa kamera ke toko baut dan minta dicarikan baut yang sesuai.Panjang baut sekitar 1.5 cm.
  3. Cable tie 2 buah. Panjang disesuaikan dengan lingkar stang sepeda.
  4. Peralatan secukupnya, seperti paku, palu, obeng dan kunci pas

Cara membuat

  1. Potong bagian bawah botol. Buat 2 lubang di samping untuk cable tie, dan 1 buah lubang di bagian tutup untuk baut tripod. Lihat gambar di bawah ini. Untuk potongan sepanjang A dan B, sesuaikan jarak dan tinggi dengan lebar stem sepeda.
    Potongan dan Lubang Tampak Depan
    Tampak depan

    Potongan dan Lubang Tampak Samping
    Tampak Samping
  2. Setelah potongan selesai, masukkan cable tie ke masing-masing lubang di samping botol plastik. Pasang juga baut tripod dari bagian bawah, dan kencangkan dengan mur. Bentuk dari dudukan sepeda setelah dipotong dan dengan cable tie seperti gambar di bawah ini.
    DSC_1306 Mounting SJCAM Large Square
    Tampak Depan

    Setelah Dipotong dan Dilubangi - Tampak Samping
    Tampak Samping
  3. Ambil ban dalam bekas, lalu potong bentuk lingkaran atau bujur sangkar. Pasang karet ban bekas di atas mur. Karet ban bekas ini berungsi sebagai bantalan, agar kamera tidak terlalu goyang atau berputar lepas.
  4. Pasang kamera. Atur baut dan mur sehingga ketika kamera terpasang kencang, lensa kamera menghadap ke depan. Kencangkan baut dan mur setelah posisi yang pas didapat, lalu tes lagi untuk memastikan kamera masih menghadap ke depan.
    Dicoba dulu sebelum dipasang
    Coba dulu sebelum di pasang. Pastikan kamera menghadap ke depan ketika dikencangkan.
  5. Balut stem sepeda dengan karet bekas ban dalam, lalu pasang dudukan diatas karet ban dalam. Ikat cable tie dengan kencang, sehingga dudukan tidak bergeser/berputar.
  6. Coba bersepeda 1-2 km sambil memastikan dudukan dan kamera tidak bergeser atau berputar.

Selamat mencoba!

Bikin Sendiri Antena ADS-B

Antena Penerima ADS-BAutomatic dependent surveillance – broadcast (Disingkat ADS-B) adalah sistem pengawasan lalu lintas udara dimana pesawat secara aktif memancarkan posisi, arah, ketinggian, dan perubahan ketinggiannya. Informasi ini dipancarkan secara rutin, dan digunakan oleh pengatur lalu lintas udara untuk mengarahkan pesawat. Dengan penerima ADS-B, kita juga bisa menerima informasi ADS-B.

Artikel ini membahas cara pembuatan antena untuk menerima pancaran ADS-B dari pesawat. Informasi ADS-B dipancarkan di frekuensi 1090MHz, sehingga antena yang akan kita buat harus dirancang untuk frekuensi tersebut. Penulis menggunakan rancangan Dusan Balara di tautan ini.

Bahan-bahan

Kabel RG6
Kabel RG-6 Buatan INTRACOM
  1. Kabel RG6. Kabel ini biasa digunakan sebagai kabel antena TV. Setiap rumah biasanya punya sisa antena TV. Atau kalau tidak ada, kabel RG6 bisa di beli di toko elektronika terdekat. Minimal panjang 2 meter. Sebaiknya beli agak panjang untuk bisa mencapai penerima ADS-B
  2. Pipa PVC 1/2″ sepanjang minimal 1 meter.
  3. Penutup pipa PVC 1/2″
  4. Konektor sesuai pilihan. Contoh ini menggunakan konektor SMA
  5. Peralatan standar seperti bor, obeng, cutter, gunting, tang, dll

Instruksi Pembuatan Antena

  1. Potong kabel menjadi 8 elemen, masing-masing 21.6 cm. Kupas kedua sisi kabel hingga ke inti kabel, masing-masing sepanjang 5 cm, sehingga menyisakan bagian yang tidak dikupas sepanjan 11.6 cm. Lihat gambar di bawah ini untuk elemen kabel yang sudah dikupas

    Ukuran Elemen Antena
    Ukuran masing-masing elemen antena. Buat 8 buah elemen dengan ukuran seperti ini
  2. Sambung masing-masing elemen kabel, dengan memasukkan inti kabel ke antara lapisan terluar dan lapisan dalam berwarna putih. Hati-hati, jangan sampai inti kabel melubangi lapisan luar elemen kabel selanjutnya.

    Inti Kabel Menembus Lapisan Terluar
    Kalau lapisan elemen kabel tembus, rapikan inti kabel, dan tutup lubangnya dengan isolasi listrik
  3. Setelah kedelapan bagian kabel tersambung, biarkan ujung yang satu tetap terbuka. Sambungkan ujung lainnya dengan sisa kabel yang belum dipotong sebagai kabel transmisi. Caranya, kupas kabel transmisi sepanjang 5 cm, lalu sambungkan sama dengan cara menyambungkan elemen kabel lainnya.
  4. Ambil 1 buah tutup PVC, lalu lubangi dengan paku untuk memasukkan tali gantungan. Pasang tutup pipa PVC pada salah satu ujung pipa PVC
  5. Masukkan keseluruhan antena ke dalam pipa PVC melalui ujung yang terbuka. Untuk sementara, tutup dengan selotip.
  6. Ukur ujung kabel transmisi Hubungkan kabel antena dengan penerima ADS-B, lalu hidupkan penerima ADS-B untuk mencoba

Apabila percobaan berhasil, maka antena sudah bisa digunakan. Pasang antena di tempat setinggi mungkin untuk mendapatkan penerimaan sinyal ADS-B yang baik.